SEMANGAT RESOLUSI JIHAD MEMBARA DI YAYASAN DARUSSALAM: PERINGATAN HARI SANTRI NASIONAL 2026 BERLANGSUNG KHIDMAT DAN MERIAH

DARUSSALAM — Ratusan siswa dan tenaga pendidik dari seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Darussalam berkumpul memenuhi lapangan utama dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Peringatan tahun ini diawali dengan pelaksanaan Apel Pagi lintas jenjang yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari tingkat TK, MI, MTs, MA, hingga SMK Darussalam.

Bertindak sebagai pembina apel, Ketua Yayasan Pendidikan Darussalam, KH. Luqman Hakim, S.Ag., menyampaikan amanat kebangsaan yang membakar semangat para peserta. Dalam pidatonya, beliau mengulas kembali rekam jejak sejarah perjuangan para ulama dan santri yang berada di garis depan dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. Beliau menegaskan kembali bagaimana gigihnya para pahlawan ketika sekutu dan Belanda berupaya kembali menguasai persada nusantara.

“Peringatan Hari Santri bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat atas Resolusi Jihad NU yang dicetuskan pada 22 Oktober 1945. Pertemuan sejarah itulah yang mendasari perlawanan sengit para santri dan pejuang dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya hingga akhirnya mampu mengusir para penjajah dari tanah air,” tegas KH. Luqman Hakim di hadapan barisan peserta apel.

Usai pelaksanaan apel gabungan, rangkaian acara berlanjut ke agenda internal masing-masing unit. SMK Darussalam mengisi momentum berharga ini dengan menggelar Istighotsah Bersama dan pembacaan Mahalul Qiyam secara terpusat. Kekhusyukan kian terasa saat lantunan shalawat dan doa bersama bergema, memohon keberkahan serta keselamatan bagi bangsa dan negara.

Unjuk bakat dan ekspresi kebangsaan turut mewarnai acara melalui penampilan orasi pidato bertema Hari Santri dari perwakilan siswa kelas X, XI, hingga XII. Para siswa tampil percaya diri menyampaikan gagasan tentang peran santri modern dalam mengisi kemerdekaan serta menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di era digital.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sambutan dari Kepala SMK Darussalam, pembacaan doa penutup, serta tradisi makan bekal bersama. Dalam arahannya, Kepala Sekolah kembali menggarisbawahi poin penting yang telah disampaikan oleh Ketua Yayasan maupun perwakilan siswa. Beliau menekankan bahwa inti dari seluruh peringatan ini adalah memupuk rasa kekompakan, kerja sama, dan solidaritas antar sesama. Acara pun ditutup dengan momen kebersamaan yang hangat saat para siswa dan guru menikmati bekal bersama di lingkungan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *